Home / BERITA LAW FIRM / Kisruh Tanah Menteng: GPI dan GPII Saling Tuding, Maftuh Basyuni Ikut Tersengat

Kisruh Tanah Menteng: GPI dan GPII Saling Tuding, Maftuh Basyuni Ikut Tersengat

Foto-layar_020914_090113_PM

RIMANEWS-Kuasa Hukum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI) Khoirul Amin,SH. menuding Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Karman telah melakukan kebohongan publik terkait klaim bahwa Gedung di Jl. Menteng Raya No. 58 adalah Kantor dan Markas PP-GPII

“Sudah jelas berdasarkan Surat Keterangan Domisili No. 201/1.824.5/2012 yang dikeluarkan oleh Lurah Kebon Sirih dan diketahui oleh Camat Menteng tertanggal 11 Mei 2012, yang berdomisili di kantor tersebut adalah GPI,” Ungkap Khairul dilansir sayangi.com.

Khoirul Amin,SH. juga menuding Karman telah melakukan fitnah terhadap Maftuh Basyuni terkait penyerobotan tanah di Jl. Menteng Raya tersebut.

“GPII juga mencemarkan nama baik Pak Maftuh Basyuni, dengan memintanya untuk menghentikan penyerobotan tanah menteng Raya No. 58, dan mengkaitkannya terhadap permasalahan organisasi antara GPI dan GPII. Padahal, fakta yang sebenarnya adalah tidak ada hubungan dan keterkaitan serta korelasi apapun antara Maftuh Basyuni dengan permasalahan organisasi antara GPI dan GPII serta permasalahan tanah Menteng Raya No. 58,” tegas Khoirul Amin,SH.

Oleh karenanya, jelas Khoirul Amin,SH. Pimpinan Pusat PP-GPI menuntut Ketua Umum PP-GPII agar segera mengosongkan dan meninggalkan Kantor atau Sekretariat PP-GPI dan menanggalkan segala atribut GPII yang terpasang di Jl. Menteng Raya No. 58.

“Dia juga harus minta maaf secara terbuka dan tertulis kepada pihak-pihak yang telah difitnah dan dicemarkan nama baiknya dalam waktu 2 x 24 jam,” tegasnya.

“Apabila dalam batas waktu yang telah kita tentukan tersebut GPII tidak ada itikad baik untuk melakukannya maka kami akan mengambil langkah-langkah hukum berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku.”

Tudingan Khoirul Amin,SH. mendapat respon balik dari Ketua Bidang Politik PP-GPII, Ali Rasyid. Menurut Ali, Muktamar bersama GPI (Gerakan Pemuda Islam) yang berkantor di Jalan Menteng Raya 58 –dengan GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia) yang  berkantor di Jalan Batu 1 No 2 Pasar Minggu, yang berlangsung di Medan tanggal 9 s/d 12 Desember 2013 lalu telah menetapkan GPI dan GPII bergabung menjadi satu kembali ke nama pendirian tahun 1945, yaitu Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII).

Dalam Muktamar bersama tersebut, menurut Ali, memberikan amanah kepada Karman BM sebagai Ketua Umum dengan perolehan suara 187, mengungguli kandidat lain Tubagus M. Sholehuddin alias Shod yang memperoleh suara 173, sedangkan 4 suara sisanya abstain.

“Muktamar bersama GPI-GPII adalah tindak lanjut dari Deklarasi Al-Azhar yang merupakan upaya untuk membangun kembali ukhuwah Islamiyah di antara 2 organisasi yang berasal dari sejarah yang sama. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PP-Gerakan Pemuda Islam Indonesia GPII (A. Toha Almansur dan Aslamudin) dan Ketua Umum  PP-Gerakan Pemuda Islam GPI serta Sekretaris Jenderal (Rahmat Kardi dan Tubagus Sholehuddin) dan disaksikan oleh tokok-tokoh umat Islam dari YPI Al-Azhar,” ungkap Ali dalam rilisnya kepada RIMA .

Lebih lanjut Ali mengatakan, Kantor  di Jalan Menteng Raya 58 merupakan sekretariat sah PP GPII sebagaimana mandat dari Yayasan Kesejahteraan Pemuda Islam Indonesia (YAKPII) sebagai pemilik sah gedung yang berlokasi di Jalan Menteng Raya 58 tersebut. Sehingga siapapun yang berusaha merebut dan masuk ke lokasi tersebut apalagi dengan mengerahkan massa dan dilakukan di malam hari merupakan tindak premanisme yang harus dikutuk bersama.

Sementara terkait tudingan kepada Maftuh Basyuni perihal kasus penyerobotan tanah Menteng Raya 58, dimana Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan Pelajar Islam Indonesia (PII) berkantor saat ini, Ali menegaskan pihaknya tidak akan meminta maaf sampai yang bersangkutan memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat persoalan

“Bila sudah menyatakan diri tidak terlibat, baru kami akan meminta maaf,” tegas Ali.

Ali juga menghimbau semua pihak untuk melawan upaya memecah belah organisasi Islam dan mengganggu ukhuwah Islamiyah yang sudah terjalin apalagi dengan motif motif kepentingan ekonomi seperti menduduki dan menguasai tanah milik umat.

Baca Juga

Ketua Umum PP GPII Disebut Sebar Berita Fitnah

Skalanews – Kuasa hukum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Khoirul Amin,SH. menyebut Ketua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *